Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal, Terancam Skorsing hingga Enam Bulan

Jakarta, 1 Oktober 2026 – Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di Kopenhagen menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark. Keputusan kapten Portugal tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi disipliner apabila Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menilai kepergiannya dilakukan tanpa alasan yang dapat dibenarkan. Berdasarkan regulasi disipliner FPF, pemain yang meninggalkan kegiatan tim nasional tanpa alasan sah dapat dijatuhi skorsing satu hingga enam bulan. Pemain profesional juga dapat dikenai denda sekitar 500 hingga 1.000 euro. Namun, hingga kini belum ada keputusan final mengenai sanksi terhadap Ronaldo.

Situasi bermula setelah Ronaldo tidak dimainkan ketika Portugal menang 2-1 atas Norwegia. Pelatih Portugal Jorge Jesus kemudian menjelaskan bahwa dirinya telah membuat rencana penggunaan pemain, termasuk Ronaldo, karena padatnya jadwal pertandingan. Jesus juga menegaskan Ronaldo tidak pernah menolak menjalankan instruksi tim. Menjelang pertandingan melawan Denmark, sang pelatih mengindikasikan Gonçalo Ramos akan menjadi pilihan di lini depan. Pernyataan tersebut membuat situasi Ronaldo bersama skuad Portugal semakin menjadi perhatian.

Ronaldo akhirnya mengonfirmasi sendiri keputusannya meninggalkan kamp tim nasional. Pemain berusia 41 tahun tersebut mengatakan keputusan diambil setelah konferensi pers pelatih dan setelah berbicara dengan Presiden FPF Pedro Proença. Ronaldo belum mengungkap secara terperinci alasan yang membuatnya memilih pergi dari pemusatan latihan. Ia menyatakan akan menjelaskan persoalan tersebut kepada masyarakat Portugal pada waktu yang dianggap tepat. FPF juga telah mengonfirmasi kepergiannya, sementara skuad lainnya tetap mempersiapkan pertandingan berikutnya.

Ancaman hukuman terhadap Ronaldo mengacu pada Pasal 160 Regulamento Disciplinar FPF. Ketentuan tersebut mengatur pemain yang telah dipanggil secara resmi tetapi meninggalkan atau tidak menghadiri latihan, pertandingan, maupun kegiatan tim nasional tanpa alasan yang dapat dibenarkan. Pelanggaran dapat menghasilkan skorsing antara satu sampai enam bulan serta denda bagi pemain profesional. Regulasi tersebut juga memuat ketentuan mengenai suspensi preventif otomatis dalam kasus ketidakhadiran atau meninggalkan kegiatan tim nasional. Penerapan hukuman tetap bergantung pada proses disipliner dan penilaian FPF terhadap keadaan yang melatarbelakangi kepergian pemain.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena Ronaldo memiliki perjalanan panjang bersama Portugal sejak menjalani debut internasional pada 2003. Ia telah mengoleksi 234 penampilan dan mencetak 146 gol untuk tim nasional. Ronaldo juga menjadi bagian dari skuad Portugal ketika memenangkan Euro 2016 serta dua gelar UEFA Nations League. Statusnya sebagai kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal membuat persoalan tersebut mendapat perhatian besar. Masa depannya bersama tim nasional pun menjadi pertanyaan setelah keputusannya meninggalkan kamp.

Di sisi lain, Jorge Jesus berusaha mengarahkan perhatian tim kepada pertandingan melawan Denmark. Ia menegaskan keputusan mengenai pemain yang diturunkan merupakan kewenangan pelatih dan seluruh anggota skuad harus mengikuti kebutuhan tim. Jesus juga membantah anggapan bahwa Ronaldo sebelumnya menolak berlatih, dengan menjelaskan adanya pengaturan khusus terkait pemulihan pemain setelah pertandingan. Portugal kini harus mempersiapkan pertandingan berikutnya tanpa sang kapten. Kondisi tersebut sekaligus menjadi ujian bagi skuad untuk mempertahankan fokus di tengah perhatian besar terhadap situasi Ronaldo.

Belum dapat dipastikan apakah FPF akan membawa kasus tersebut ke proses disipliner hingga menjatuhkan hukuman maksimal. Status sanksi akan sangat bergantung pada apakah kepergian Ronaldo dikategorikan sebagai tindakan tanpa alasan sah sebagaimana dimaksud dalam regulasi federasi. Karena itu, ancaman skorsing enam bulan masih merupakan kemungkinan berdasarkan aturan, bukan hukuman yang telah diputuskan. Penjelasan lanjutan dari Ronaldo maupun FPF akan menjadi penting untuk memperjelas duduk perkara. Untuk sementara, Portugal melanjutkan agenda UEFA Nations League, sementara masa depan Ronaldo bersama tim nasional berada dalam sorotan.