Motegi, 2 Oktober 2026 – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan performa impresif pada sesi Practice Moto3 Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10/2026). Rookie Honda Team Asia tersebut berhasil mengakhiri sesi di posisi kedelapan setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 55,597 detik. Hasil tersebut sekaligus memastikan Veda langsung melaju ke Kualifikasi 2 (Q2) tanpa harus melewati Q1. Ia hanya terpaut 0,317 detik dari pembalap tercepat Marco Morelli.
Performa tersebut menjadi peningkatan signifikan dibandingkan hasil Veda pada sesi latihan bebas pertama. Dalam FP1, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu masih kesulitan menembus kelompok depan dan menyelesaikan sesi di luar 15 besar. Veda kemudian mampu meningkatkan kecepatannya secara signifikan ketika memasuki Practice yang menentukan kelolosan langsung menuju Q2. Adaptasinya terhadap karakter lintasan Motegi terlihat semakin baik sepanjang sesi.
Veda sempat menghabiskan sebagian besar Practice di sekitar posisi ke-14 dan ke-15. Posisi tersebut membuatnya harus terus meningkatkan catatan waktu karena hanya 14 pembalap tercepat yang berhak langsung menuju Q2. Memasuki fase akhir, persaingan semakin ketat karena sejumlah pembalap berhasil mempertajam waktu putaran. Veda akhirnya menghasilkan lap terbaiknya pada kesempatan terakhir dan langsung melonjak menuju posisi kedelapan.
Marco Morelli menjadi pembalap tercepat dalam Practice setelah membukukan waktu 1 menit 55,280 detik. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut hanya unggul 0,016 detik atas wakil tuan rumah Ryusei Yamanaka yang menempati posisi kedua. Brian Uriarte melengkapi tiga besar, disusul Alvaro Carpe dan Valentin Perrone. Pemimpin klasemen Maximo Quiles berada di posisi keenam, sedangkan David Munoz tepat berada satu tingkat di depan Veda.
Catatan 1 menit 55,597 detik menempatkan Veda di depan Matteo Bertelle dan David Almansa yang melengkapi posisi 10 besar. Adrian Fernandez, Joel Esteban, Joel Kelso, serta Adrian Cruces juga masuk kelompok 14 pembalap yang mendapatkan tiket otomatis menuju Q2. Keberhasilan menembus delapan besar memberikan keuntungan penting bagi Veda karena ia tidak perlu mengeluarkan tenaga tambahan dalam Q1. Fokusnya kini dapat langsung diarahkan untuk mempersiapkan perebutan posisi start terbaik.
Sesi Practice juga diwarnai sejumlah insiden, termasuk kecelakaan yang dialami beberapa pembalap. Maximo Quiles sempat terjatuh meski akhirnya tetap mengamankan posisi keenam, sementara Hakim Danish mengalami kecelakaan menjelang berakhirnya sesi dan berada di luar zona Q2. Ketatnya selisih waktu menunjukkan persaingan Moto3 di Motegi berlangsung sangat rapat. Bahkan Veda yang menempati posisi kedelapan hanya tertinggal sekitar tiga persepuluh detik dari catatan tercepat.
Hasil positif pada hari pertama menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi sesi kualifikasi pada Sabtu (3/10/2026). Posisi start dari Q2 akan sangat menentukan peluangnya bersaing pada balapan utama Moto3 Jepang yang berlangsung Minggu. Setelah memulai rangkaian Motegi dengan hasil kurang maksimal di FP1, peningkatan hingga posisi kedelapan memperlihatkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. Veda kini memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan performa kompetitif sekaligus memburu posisi start terbaik di Moto3 Jepang 2026.