Jakarta, 8 Mei 2026 – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga mengajarkan bayi merokok viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet. Rekaman tersebut ramai diperbincangkan karena dianggap membahayakan kesehatan anak dan menunjukkan pola pengasuhan yang tidak pantas.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang bayi berada di dekat orang dewasa yang diduga memberikan rokok kepada anak tersebut. Aksi itu langsung menuai kritik keras dari masyarakat setelah videonya tersebar luas di berbagai platform digital.
Pengamat perlindungan anak menilai tindakan semacam itu sangat berbahaya karena paparan rokok terhadap bayi dan anak kecil dapat mengganggu kesehatan serta perkembangan tubuh mereka. Anak usia dini dinilai sangat rentan terhadap zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok maupun nikotin.
Selain risiko kesehatan, banyak warganet juga menyoroti aspek pola asuh dan tanggung jawab orang tua terhadap keselamatan anak. Media sosial dipenuhi komentar yang mengecam tindakan dalam video tersebut dan meminta adanya edukasi lebih kuat terkait perlindungan anak.
Pengamat kesehatan menjelaskan paparan asap rokok pada anak dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, infeksi paru-paru, hingga masalah kesehatan jangka panjang. Karena itu, lingkungan bebas asap rokok dinilai penting terutama bagi bayi dan balita.
Kasus viral yang melibatkan anak kecil biasanya cepat menarik perhatian publik karena masyarakat semakin peduli terhadap isu perlindungan anak dan kesehatan keluarga.
Pengamat media sosial menyebut penyebaran video seperti ini menunjukkan bagaimana konten sensitif dapat dengan cepat menjadi perhatian nasional dalam era digital. Namun masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan ulang video secara berlebihan demi menjaga privasi anak yang terlibat.
Sejumlah pihak mendorong agar orang tua lebih memahami pentingnya pola asuh sehat dan menjauhkan anak dari perilaku yang berpotensi membahayakan kesehatan maupun tumbuh kembang mereka.
Pengamat psikologi keluarga menjelaskan anak usia dini sangat mudah meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya. Karena itu, orang tua memiliki peran penting sebagai contoh dalam membentuk kebiasaan dan lingkungan yang sehat bagi anak.
Masyarakat berharap kasus viral seperti ini dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya edukasi kesehatan keluarga dan perlindungan terhadap anak di lingkungan rumah.
Di sisi lain, warganet juga meminta adanya perhatian dari pihak terkait terhadap konten yang melibatkan anak dan berpotensi memberi contoh negatif di media sosial.
Dengan viralnya video seorang ayah yang diduga mengajarkan bayinya merokok, perhatian publik kembali tertuju pada pentingnya perlindungan anak serta kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok bagi kesehatan anak usia dini.