Jakarta, 14 Mei 2026 – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet memberikan apresiasi terhadap perkembangan inovasi radiogenomics yang dinilai mampu mempercepat transformasi sektor kesehatan di Indonesia. Teknologi tersebut disebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan akurasi diagnosis dan pengobatan berbasis data medis modern.
Radiogenomics merupakan pendekatan yang menggabungkan teknologi pencitraan medis dengan analisis genom untuk membantu memahami karakteristik penyakit secara lebih mendalam. Dengan memanfaatkan data radiologi dan informasi genetik pasien, teknologi ini dinilai dapat mendukung proses diagnosis yang lebih presisi serta membantu menentukan metode terapi yang lebih tepat sesuai kondisi individu.
Bamsoet menilai perkembangan teknologi kesehatan seperti radiogenomics menjadi bagian penting dalam modernisasi layanan medis di era digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi canggih dalam dunia kesehatan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat proses penanganan penyakit yang membutuhkan analisis kompleks.
Selain meningkatkan akurasi diagnosis, teknologi radiogenomics juga dianggap memiliki potensi besar dalam pengembangan pengobatan personal atau personalized medicine. Pendekatan tersebut memungkinkan pasien mendapatkan terapi yang lebih sesuai dengan kondisi genetik dan karakter penyakit masing-masing sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih tinggi.
Pengamat kesehatan menilai perkembangan teknologi medis berbasis data dan kecerdasan buatan kini mulai mengubah sistem layanan kesehatan di berbagai negara. Rumah sakit dan institusi medis semakin memanfaatkan teknologi digital untuk membantu analisis penyakit, mempercepat pengambilan keputusan medis, hingga meningkatkan efisiensi pelayanan pasien.
Meski demikian, penerapan teknologi kesehatan modern juga membutuhkan dukungan infrastruktur, sumber daya manusia, dan regulasi yang memadai. Pengembangan sistem digital kesehatan dinilai harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi tenaga medis serta perlindungan terhadap keamanan data pasien yang bersifat sensitif.
Bamsoet juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri teknologi, dan institusi kesehatan agar inovasi di bidang medis dapat berkembang lebih cepat di Indonesia. Menurutnya, kerja sama lintas sektor penting untuk memastikan teknologi kesehatan modern dapat dimanfaatkan secara luas dan merata oleh masyarakat.
Dengan semakin berkembangnya inovasi seperti radiogenomics, sektor kesehatan Indonesia diharapkan mampu memasuki era pelayanan medis yang lebih modern, presisi, dan berbasis teknologi. Banyak pihak menilai transformasi digital di bidang kesehatan akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan medis dan daya saing kesehatan nasional di masa depan.