Jakarta, 28 Oktober 2026 – Jisoo BLACKPINK kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah merilis cuplikan lagu solo terbarunya berjudul ADDICTED. Lagu yang dijadwalkan meluncur pada Jumat, 30 Oktober 2026, tersebut mendapat beragam tanggapan dari penggemar maupun pengguna internet. Sebagian pendengar menyambut antusias konsep musik terbaru Jisoo, sementara sejumlah netizen justru menyoroti pelafalan bahasa Inggris dalam potongan lagu yang dibagikan. Perdebatan muncul setelah beberapa pengguna media sosial mengaku mendengar pengucapan kata dalam bagian refrain secara berbeda dari lirik yang dimaksud. Kritik tersebut berkembang menjadi diskusi mengenai kemampuan vokal, pengucapan bahasa asing, serta arah musikal Jisoo dalam perjalanan karier solonya.
Koreaboo
+1
Kontroversi bermula ketika cuplikan audio ADDICTED beredar melalui sejumlah akun media sosial pada 26 Oktober 2026. Dalam potongan lagu tersebut, Jisoo terdengar menyanyikan bagian refrain yang mengulang frasa berbahasa Inggris mengenai perasaan ketertarikan yang kuat. Namun, beberapa pendengar menganggap pengucapan kata addicted terdengar kurang jelas sehingga menimbulkan kesalahpahaman terhadap lirik. Sebagian pengguna internet kemudian membuat komentar bernada humor, sedangkan lainnya menyampaikan kritik secara langsung terhadap artikulasi sang penyanyi. Reaksi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan di antara penggemar K-pop. Meski demikian, penilaian mengenai kejelasan pelafalan tetap bersifat subjektif karena pendengar baru memperoleh cuplikan singkat, bukan keseluruhan lagu.
Koreaboo
Selain persoalan pengucapan, sejumlah netizen juga mempertanyakan pilihan lagu dan karakter vokal yang ditampilkan Jisoo dalam teaser tersebut. Beberapa komentar menilai bahwa potongan audio belum menunjukkan perkembangan musikal yang mereka harapkan dari anggota BLACKPINK tersebut. Ada pula pengguna media sosial yang mengkritik teknik bernyanyi dan mempertanyakan proses persiapan vokal sebelum lagu direkam. Namun, tanggapan tersebut tidak mewakili keseluruhan pendengar karena banyak penggemar tetap menunjukkan dukungan terhadap perilisan ADDICTED. Perbedaan respons memperlihatkan bagaimana karya musik dari seorang idola dengan popularitas global dapat memunculkan ekspektasi yang beragam. Penilaian yang lebih menyeluruh terhadap kualitas lagu baru dapat dilakukan setelah versi lengkapnya tersedia secara resmi.
kpopper.eu
Di tengah kritik yang muncul, pengumuman ADDICTED sebenarnya telah menarik perhatian sejak Jisoo memperkenalkan materi promosi pertamanya pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Melalui akun media sosial pribadi dan kanal resmi agensinya, BLISSOO, Jisoo membagikan teaser dengan konsep visual yang berbeda dari karya sebelumnya. Video singkat tersebut menampilkan langit gelap bernuansa ungu dengan kilatan petir yang membentuk simbol hati. Setelah itu, judul ADDICTED muncul sebagai bagian utama dari animasi promosi. Konsep tersebut menghadirkan suasana dramatis dan misterius yang memperkuat rasa penasaran penggemar terhadap musik terbaru sang penyanyi. Materi promosi kemudian dilanjutkan dengan foto konsep dan cuplikan audio yang memberikan gambaran lebih jauh mengenai arah lagu tersebut.
+1
BLISSOO memastikan bahwa ADDICTED akan dirilis secara serentak melalui berbagai platform streaming musik pada 30 Oktober 2026 pukul 08.00 waktu Korea Selatan atau 06.00 WIB. Lagu tersebut menjadi single prarilis kedua dari album studio solo penuh pertama Jisoo yang saat ini masih dipersiapkan. Sebelumnya, penyanyi berusia 31 tahun tersebut telah memperkenalkan CLICK pada September 2026 sebagai bagian awal dari rangkaian promosi album. Menurut keterangan agensi, ADDICTED akan menghadirkan perubahan konsep dengan nuansa lebih gelap dan kompleks dibandingkan lagu sebelumnya. Perubahan tersebut menjadi salah satu bagian dari eksplorasi musikal Jisoo dalam membangun identitas sebagai penyanyi solo. Hingga kini, tanggal peluncuran album studio lengkapnya belum diumumkan secara resmi.
KBS World Radio
+1
Perjalanan solo Jisoo telah dimulai sejak Maret 2023 ketika ia merilis album tunggal ME dengan lagu utama FLOWER. Karya tersebut menjadi langkah penting dalam memperkenalkan karakter musiknya di luar aktivitas bersama BLACKPINK. Pada Februari 2025, Jisoo kemudian melanjutkan kariernya dengan menghadirkan album mini AMORTAGE yang memperluas pilihan konsep dan materi musiknya. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi Inggris Zayn Malik melalui lagu Eyes Closed yang berhasil memasuki tangga lagu Billboard Hot 100 Amerika Serikat. Rangkaian pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Jisoo terus mengembangkan aktivitas musiknya di pasar internasional. Karena memiliki basis penggemar yang besar, setiap perilisan barunya kerap mendapatkan perhatian luas, termasuk dari pendengar yang memiliki pandangan kritis terhadap hasil karyanya.
The Korea Times
+1
Single CLICK yang dirilis pada September 2026 sebelumnya mencatat pencapaian internasional melalui sejumlah platform musik digital. Berdasarkan informasi dari BLISSOO, lagu tersebut berhasil memasuki posisi 10 besar tangga lagu iTunes di 43 wilayah. CLICK juga tercatat masuk dalam daftar lagu populer Apple Music di 11 negara, memperlihatkan jangkauan pendengar Jisoo di berbagai pasar musik. Lagu tersebut mengangkat cerita mengenai hubungan istimewa antara dua orang yang secara alami merasa tertarik satu sama lain. Sementara itu, ADDICTED dipersiapkan untuk memperlihatkan sisi berbeda melalui pendekatan visual dan musikal yang lebih misterius. Perbedaan konsep tersebut menjadi bagian dari strategi promosi menjelang perilisan album penuh solo pertama Jisoo.
CNA.id: Berita Indonesia, Asia dan Dunia
Persoalan pelafalan bahasa Inggris dalam musik K-pop sebenarnya berkaitan dengan tantangan yang lebih luas dalam industri hiburan global. Banyak penyanyi Korea Selatan membawakan lagu dengan campuran bahasa Korea dan Inggris untuk menjangkau pendengar internasional. Dalam praktiknya, perbedaan aksen, karakter fonetik, serta teknik produksi vokal dapat memengaruhi bagaimana sebuah kata terdengar oleh pendengar dari berbagai latar belakang bahasa. Pengucapan dalam lagu juga tidak selalu sama dengan percakapan sehari-hari karena penyanyi perlu menyesuaikan artikulasi dengan melodi, tempo, dan ritme. Oleh sebab itu, cuplikan audio yang sangat singkat belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai keseluruhan kualitas vokal atau kejelasan lirik. Kritik dapat menjadi bagian dari diskusi musik, tetapi penilaiannya perlu dibedakan dari komentar yang sekadar mengejek karakter suara seseorang.
Di sisi lain, respons penggemar terhadap teaser ADDICTED menunjukkan bahwa kontroversi tidak selalu mengurangi perhatian terhadap sebuah karya musik. Sejumlah penggemar tetap menantikan perilisan resmi karena ingin mengetahui keseluruhan aransemen, lirik, dan koreografi yang telah disiapkan. Materi promosi yang beredar sejauh ini memang hanya memperlihatkan sebagian kecil dari konsep musik terbaru Jisoo. Agensi juga telah mengumumkan rencana penampilan sang penyanyi dalam sejumlah program musik televisi Korea Selatan untuk mendukung promosi lagu tersebut. Penampilan langsung nantinya dapat memberikan kesempatan kepada penonton untuk menyaksikan bagaimana ADDICTED dibawakan dalam format panggung. Namun, respons terhadap lagu secara keseluruhan masih belum dapat dipastikan sebelum perilisan resmi berlangsung dan pendengar memiliki kesempatan mengevaluasi karya lengkapnya.
The Korea Times
Menjelang peluncuran ADDICTED pada 30 Oktober 2026, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana Jisoo akan menjawab ekspektasi penggemar melalui karya terbarunya. Kritik mengenai pelafalan dalam teaser menjadi salah satu perbincangan yang menyertai promosi, tetapi belum dapat dijadikan ukuran tunggal untuk menilai kualitas keseluruhan lagu. Dengan konsep yang lebih gelap, visual misterius, serta rencana promosi melalui program musik, Jisoo berupaya memperlihatkan perkembangan baru dalam perjalanan solonya. Kehadiran ADDICTED juga menjadi bagian penting dari persiapan album studio penuh pertamanya yang masih menunggu pengumuman jadwal perilisan. Penggemar dan pendengar umum kini menantikan versi lengkap lagu tersebut untuk mengetahui bagaimana melodi, lirik, dan karakter vokal Jisoo berpadu dalam satu karya. Perilisan mendatang akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai penerimaan publik terhadap arah musik baru anggota BLACKPINK tersebut.