Surabaya, 12 Juni 2026 – Industri makanan dan minuman kembali mendapat panggung penting melalui penyelenggaraan EastFood Indonesia International Food Exhibition (IIFEX) 2026 di Surabaya. Pameran yang dikenal sebagai salah satu ajang terbesar di sektor pangan dan minuman tersebut menjadi wadah pertemuan pelaku industri, produsen, distributor, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai daerah. Kehadiran pameran berskala internasional ini menunjukkan besarnya potensi industri makanan dan minuman Indonesia yang terus berkembang di tengah perubahan tren konsumsi masyarakat. Selain menjadi sarana promosi produk, kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi bisnis, pertukaran teknologi, serta pengembangan pasar yang lebih luas. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor makanan dan minuman menjadi salah satu kontributor penting bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu, penyelenggaraan pameran industri memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing sektor tersebut.
Surabaya dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki posisi penting sebagai pusat perdagangan dan distribusi di kawasan Indonesia timur. Kota ini dikenal memiliki infrastruktur logistik yang mendukung aktivitas perdagangan dan industri, sehingga menjadi lokasi yang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai wilayah. Keberadaan pelabuhan, jaringan transportasi, serta kawasan industri menjadikan Surabaya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Para pengamat ekonomi menjelaskan bahwa kegiatan pameran bisnis di kota-kota strategis dapat memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari sektor perdagangan hingga jasa pendukung seperti perhotelan dan transportasi. Dengan demikian, penyelenggaraan pameran tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.
Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang memiliki ketahanan relatif baik dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi. Kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan menjadikan sektor ini terus memiliki permintaan yang stabil. Selain memenuhi kebutuhan domestik, produk makanan dan minuman Indonesia juga memiliki peluang besar di pasar ekspor. Berbagai produk berbasis bahan baku lokal semakin dikenal di pasar internasional karena menawarkan keunikan rasa dan nilai budaya yang khas. Para pelaku industri terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas, keamanan pangan, dan daya saing produk. Inovasi menjadi faktor penting dalam menjawab perubahan preferensi konsumen yang semakin beragam.
Pameran industri berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan berbagai perkembangan terbaru dalam teknologi produksi, pengemasan, dan distribusi pangan. Berbagai perusahaan memanfaatkan ajang semacam ini untuk menampilkan inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Para ahli industri menjelaskan bahwa transformasi teknologi memiliki peran besar dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pangan. Penggunaan teknologi modern memungkinkan proses produksi menjadi lebih efisien sekaligus menjaga standar kualitas yang tinggi. Selain itu, inovasi dalam pengemasan juga membantu memperpanjang masa simpan produk dan memperluas jangkauan pasar. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, industri pangan terus mengalami transformasi menuju sistem yang lebih modern.
Perubahan gaya hidup masyarakat turut memengaruhi perkembangan industri makanan dan minuman. Konsumen kini semakin memperhatikan aspek kesehatan, keamanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan dalam memilih produk. Tren tersebut mendorong produsen untuk menghadirkan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Produk berbasis bahan alami, makanan fungsional, serta kemasan yang ramah lingkungan semakin mendapat perhatian. Para pengamat pasar menilai bahwa kemampuan memahami tren konsumen menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaku usaha dalam mempertahankan daya saing. Karena itu, pameran industri juga berfungsi sebagai sarana untuk memahami perkembangan pasar secara langsung.
Kalangan akademisi menjelaskan bahwa sektor makanan dan minuman memiliki keterkaitan yang kuat dengan berbagai sektor ekonomi lainnya, termasuk pertanian, perikanan, logistik, dan perdagangan. Pertumbuhan industri pangan dapat menciptakan efek berganda yang mendorong aktivitas ekonomi di berbagai tingkatan. Dukungan terhadap sektor ini tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja. Oleh sebab itu, pengembangan industri pangan sering menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. Dengan rantai pasok yang kuat dan terintegrasi, manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat.
Usaha mikro, kecil, dan menengah juga memiliki peran penting dalam industri makanan dan minuman Indonesia. Banyak produk lokal yang berhasil berkembang dan menembus pasar yang lebih luas berkat inovasi dan kreativitas pelaku usaha. Pameran berskala besar memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada calon pembeli, distributor, dan investor. Kesempatan tersebut dapat membantu memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan daya saing usaha. Dukungan terhadap UMKM menjadi penting karena sektor ini berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses yang lebih luas ke pasar dan teknologi, UMKM memiliki peluang untuk berkembang secara berkelanjutan.
Perkembangan digitalisasi juga semakin memengaruhi cara industri makanan dan minuman beroperasi. Platform perdagangan elektronik, pemasaran digital, dan sistem distribusi berbasis teknologi membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen. Teknologi memungkinkan promosi produk dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, data digital membantu perusahaan memahami perilaku konsumen dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri di era ekonomi modern.
Penyelenggaraan EastFood IIFEX 2026 di Surabaya menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan mendorong inovasi. Dengan dukungan teknologi, kreativitas, dan jaringan bisnis yang semakin luas, sektor makanan dan minuman memiliki peluang besar untuk terus berkembang di pasar domestik maupun internasional. Ke depan, sinergi antara pelaku industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan akan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing industri pangan Indonesia di tingkat global.